Acer

Cara Mengatasi Operating System Not Found Pada Laptop Acer

39
×

Cara Mengatasi Operating System Not Found Pada Laptop Acer

Sebarkan artikel ini
Cara Mengatasi Operating System Not Found Pada Laptop Acer
Cara Mengatasi Operating System Not Found Pada Laptop Acer

Saat sedang bekerja atau menggunakan , Anda mungkin pernah mengalami masalah yang membuat tidak dapat booting dan muncul pesan “Operating System Not Found”. Masalah ini umumnya terjadi karena beberapa alasan, seperti kerusakan pada sistem operasi, masalah dengan hard drive, atau kesalahan pada pengaturan BIOS. Namun, jangan khawatir! Dalam artikel ini, kami akan membahas cara mengatasi masalah ini dengan langkah-langkah yang mudah diikuti.

1. Periksa Koneksi Hard Drive

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah memeriksa koneksi hard drive pada Anda. Kadang-kadang, masalah “Operating System Not Found” dapat disebabkan oleh koneksi yang longgar atau tidak terhubung dengan benar. Untuk memeriksa ini, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Matikan Anda dan lepaskan baterai serta kabel daya.
  2. Buka casing dan temukan hard drive. Biasanya, hard drive terletak di bagian bawah .
  3. Pastikan kabel SATA yang terhubung ke hard drive tidak longgar. Jika ya, lepaskan kabel tersebut dan pasang kembali dengan benar.
  4. Pastikan juga kabel power yang terhubung ke hard drive tidak longgar. Jika ya, lepaskan kabel tersebut dan pasang kembali dengan benar.
  5. Pasang kembali baterai dan kabel daya, kemudian nyalakan Anda.

Jika masalah “Operating System Not Found” masih muncul setelah Anda memeriksa koneksi hard drive, lanjutkan ke langkah berikutnya.

2. Periksa Pengaturan Boot pada BIOS

Salah satu penyebab umum masalah “Operating System Not Found” adalah pengaturan boot yang salah pada BIOS. BIOS adalah program firmware yang bertanggung jawab untuk memulai komputer dan memuat sistem operasi. Untuk memeriksa dan mengatur pengaturan boot pada BIOS, ikuti langkah-langkah di bawah ini:

  1. Restart Anda.
  2. Saat layar boot muncul, tekan tombol yang ditunjukkan untuk masuk ke BIOS. Biasanya, tombol ini adalah F2 atau Delete.
  3. Cari menu “Boot” atau “Boot Order” di BIOS.
  4. Pastikan hard drive yang berisi sistem operasi terdeteksi dan diatur sebagai perangkat boot utama.
  5. Jika hard drive tidak terdeteksi, periksa apakah kabel hard drive terhubung dengan benar atau tidak rusak. Jika perlu, ganti kabel hard drive yang baru.
  6. Simpan pengaturan BIOS yang baru dan restart Anda.

Setelah mengatur pengaturan boot pada BIOS, periksa apakah masalah “Operating System Not Found” sudah teratasi. Jika tidak, lanjutkan ke langkah berikutnya.

3. Gunakan Perintah Bootrec

Jika kedua langkah sebelumnya tidak berhasil, Anda dapat menggunakan perintah bootrec untuk memperbaiki masalah “Operating System Not Found”. Perintah bootrec adalah utilitas bawaan pada Windows yang digunakan untuk memperbaiki boot loader dan sejumlah masalah lainnya. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Masukkan DVD instalasi Windows atau drive flash USB yang berisi file instalasi Windows ke Anda.
  2. Restart dan tekan tombol yang ditunjukkan untuk masuk ke BIOS.
  3. Ubah pengaturan boot pada BIOS agar dapat boot dari DVD atau drive flash USB.
  4. Simpan pengaturan BIOS dan restart Anda.
  5. Setelah restart, pilih bahasa dan preferensi lainnya, kemudian klik “Next”.
  6. Klik “Repair your computer”, lalu pilih “Troubleshoot” dan “Advanced options”.
  7. Pilih “Command Prompt” untuk membuka jendela Command Prompt.
  8. Di jendela Command Prompt, ketik perintah berikut dan tekan Enter setelah setiap baris:

bootrec /fixmbr

bootrec /fixboot

bootrec /scanos

bootrec /rebuildbcd

Tunggu sampai perintah selesai dijalankan. Setelah itu, restart Anda dan periksa apakah masalah “Operating System Not Found” sudah teratasi.

Tips dan Trik

1. Pastikan Anda selalu memiliki cadangan data yang penting. Jika Anda mengalami masalah serius dengan sistem operasi atau hard drive, Anda dapat memulihkan data Anda dari cadangan tersebut.

2. Jika Anda tidak memiliki DVD instalasi Windows atau drive flash USB, Anda dapat menggunakan fitur “Reset this PC” atau “System Restore” pada Anda untuk mengembalikan sistem operasi ke kondisi awal.

3. Jika masalah “Operating System Not Found” terjadi setelah Anda menginstal atau menghapus sistem operasi kedua pada Anda, pastikan Anda telah melakukan langkah-langkah yang benar dan mengikuti petunjuk instalasi dengan seksama.

Kesimpulan

Masalah “Operating System Not Found” pada dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti koneksi hard drive yang longgar, pengaturan boot yang salah pada BIOS, atau masalah dengan sistem operasi itu sendiri. Dalam artikel ini, kami telah membahas cara mengatasi masalah ini dengan langkah-langkah yang mudah diikuti. Pastikan Anda memeriksa koneksi hard drive, mengatur pengaturan boot pada BIOS, dan menggunakan perintah bootrec jika diperlukan. Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat mengatasi masalah “Operating System Not Found” pada Anda dan melanjutkan penggunaan dengan normal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *