Acer

Cara Mengatasi No Bootable Device Pada Laptop Acer

30
×

Cara Mengatasi No Bootable Device Pada Laptop Acer

Sebarkan artikel ini

Selamat datang kembali di tutorial kali ini! Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang cara mengatasi permasalahan yang sering ditemui oleh pengguna , yaitu “No Bootable Device”. Jangan khawatir, dalam artikel ini saya akan memberikan penjelasan lengkap beserta tips dan trik untuk mengatasi masalah ini. Yuk, simak artikel berikut ini!

Apa itu “No Bootable Device”?

Sebelum kita masuk ke langkah-langkah mengatasi permasalahan ini, ada baiknya kita memahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan “No Bootable Device”. Istilah ini biasanya muncul ketika tidak dapat menemukan sistem operasi yang terpasang atau tidak dapat membaca hard drive yang terhubung.

Pesan error “No Bootable Device” dapat muncul dengan berbagai bentuk, seperti “No Boot Device Found”, “No Boot Partition Found”, atau “No Bootable Device Found”. Jadi, jika Anda mengalami masalah ini, jangan panik! Kita akan segera mencari solusinya.

Penyebab “No Bootable Device”

Ada beberapa penyebab yang umumnya menyebabkan munculnya pesan error “No Bootable Device” pada . Berikut ini beberapa penyebab yang perlu Anda perhatikan:

  1. Perangkat Boot Tidak Terdeteksi: Bisa jadi hard drive atau SSD pada Anda tidak terdeteksi oleh sistem. Hal ini bisa terjadi karena adanya kerusakan fisik pada perangkat tersebut.
  2. Pengaturan BIOS yang Salah: Terkadang, pengaturan BIOS yang salah atau konfigurasi yang tidak tepat dapat menyebabkan masalah “No Bootable Device”.
  3. Kerusakan pada Sistem Operasi: Jika sistem operasi pada mengalami kerusakan atau korupsi, maka tidak akan dapat melakukan booting.

Cara Mengatasi “No Bootable Device”

Sekarang, kita akan membahas langkah-langkah untuk mengatasi permasalahan “No Bootable Device”. Ikuti langkah-langkah berikut ini:

Langkah 1: Cek Koneksi Hard Drive

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah memeriksa koneksi hard drive pada Anda. Pastikan hard drive terhubung dengan baik ke . Anda dapat membuka casing dan memeriksa apakah kabel SATA terhubung dengan benar ke hard drive dan motherboard.

Jika kabel SATA terlepas, sambungkan kembali dengan hati-hati. Pastikan kabel terpasang dengan kuat dan tidak goyah. Setelah itu, cobalah untuk melakukan booting kembali dan periksa apakah pesan error “No Bootable Device” masih muncul.

Langkah 2: Periksa Pengaturan Boot di BIOS

Jika langkah pertama tidak berhasil, langkah selanjutnya adalah memeriksa pengaturan boot di BIOS. BIOS adalah program firmware yang bertanggung jawab untuk mengatur pengaturan dasar , termasuk pengaturan boot.

Untuk masuk ke BIOS, restart Anda dan tekan tombol yang ditunjukkan pada layar saat booting (biasanya tombol Del, F2, atau F10). Setelah masuk ke BIOS, cari opsi “Boot” atau “Boot Order”. Pastikan hard drive atau SSD yang terpasang di terdaftar sebagai perangkat boot utama.

Jika hard drive tidak terdaftar atau tidak muncul di daftar perangkat boot, kemungkinan ada masalah dengan perangkat tersebut. Anda dapat mencoba mengganti kabel SATA atau menghubungkan hard drive ke port SATA yang berbeda.

Langkah 3: Perbaiki Sistem Operasi

Jika langkah-langkah sebelumnya tidak berhasil, kemungkinan besar masalah terletak pada sistem operasi. Dalam hal ini, Anda perlu memperbaiki atau menginstal ulang sistem operasi pada Anda.

Untuk memperbaiki sistem operasi, Anda dapat menggunakan fitur pemulihan bawaan pada . Caranya adalah dengan restart dan tekan tombol yang ditunjukkan pada layar saat booting (biasanya tombol F8 atau Alt + F10). Pilih opsi pemulihan atau perbaikan sistem, dan ikuti petunjuk yang muncul di layar.

Jika Anda tidak dapat mengakses fitur pemulihan bawaan, Anda dapat menggunakan media instalasi Windows untuk menginstal ulang sistem operasi. Pastikan Anda memiliki file instalasi Windows dan kunci lisensi yang valid sebelum melanjutkan.

Kesimpulan

Demikianlah tutorial mengenai cara mengatasi permasalahan “No Bootable Device” pada . Jika Anda mengalami masalah ini, ikuti langkah-langkah di atas untuk mencari solusinya. Jika masalah masih belum teratasi, disarankan untuk menghubungi layanan dukungan teknis atau membawa ke tempat servis resmi terdekat.

Ingatlah untuk selalu berhati-hati ketika membuka casing dan melakukan perbaikan sendiri. Jika Anda tidak yakin, lebih baik serahkan perbaikan pada teknisi yang berpengalaman. Semoga tutorial ini bermanfaat dan berhasil mengatasi masalah “No Bootable Device” pada Anda. Terima kasih telah membaca!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *