Acer

Cara Mengatasi No Bootable Device Laptop Acer

28
×

Cara Mengatasi No Bootable Device Laptop Acer

Sebarkan artikel ini

Saat menggunakan , mungkin Anda pernah mengalami masalah “no bootable device”. Masalah ini umumnya terjadi ketika gagal me-load sistem operasi yang ada di hard drive, sehingga tidak bisa booting. Jangan khawatir, artikel ini akan membahas secara lengkap tentang cara mengatasi masalah “no bootable device” pada .

Apa itu “No Bootable Device”?

Sebelum kita masuk ke cara mengatasi masalah ini, kita harus memahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan “no bootable device”. Pesan ini muncul ketika tidak dapat menemukan sistem operasi yang di-install di hard drive. Beberapa penyebab umum dari masalah ini antara lain:

  • Hard drive rusak atau tidak terhubung dengan benar
  • Partisi hard drive rusak atau hilang
  • Boot order tidak benar di BIOS
  • Sistem operasi korup

Sekarang, mari kita bahas langkah-langkah untuk mengatasi masalah “no bootable device” pada .

Cara Mengatasi No Bootable Device

1. Periksa Kabel Hard Drive

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah memeriksa kabel hard drive. Pastikan kabel tersebut terhubung dengan benar ke motherboard . Jika kabel terlepas, sambungkan kembali dengan hati-hati. Jika kabel sudah terhubung dengan benar, coba lepas dan pasang kembali untuk memastikan tidak ada masalah dengan koneksi.

2. Periksa Boot Order di BIOS

Boot order merupakan urutan perangkat yang digunakan oleh untuk booting. Jika Anda menginstal sistem operasi dari hard drive, pastikan hard drive terdaftar di urutan pertama dalam boot order di BIOS. Untuk masuk ke BIOS, restart dan tekan tombol yang ditunjukkan pada layar saat booting (biasanya F2 atau Del). Setelah masuk ke BIOS, cari menu “Boot” atau “Boot Order” dan pastikan hard drive ditempatkan di urutan pertama.

3. Periksa Partisi Hard Drive

Jika langkah-langkah sebelumnya tidak berhasil, kemungkinan besar ada masalah dengan partisi hard drive. Anda dapat memeriksa partisi hard drive dengan menggunakan utilitas disk management seperti “Disk Management” di Windows. Jika partisi hard drive rusak atau hilang, Anda perlu memperbaikinya atau menginstal ulang sistem operasi.

4. Periksa Kesehatan Hard Drive

Ketika mengalami masalah “no bootable device”, kemungkinan besar ada masalah dengan hard drive itu sendiri. Anda dapat memeriksa kesehatan hard drive dengan menggunakan utilitas seperti “CrystalDiskInfo” yang dapat memberikan informasi tentang kondisi hard drive. Jika hard drive rusak, Anda perlu menggantinya dengan yang baru.

5. Instal Ulang Sistem Operasi

Jika semua langkah di atas tidak berhasil, Anda mungkin perlu menginstal ulang sistem operasi. Pastikan Anda memiliki DVD instalasi sistem operasi atau file ISO yang dapat digunakan untuk membuat media instalasi. Pastikan juga Anda memiliki backup data penting sebelum menginstal ulang sistem operasi.

Kesimpulan

Semoga tutorial ini bisa membantu Anda mengatasi masalah “no bootable device” pada . Jangan lupa untuk memeriksa kabel hard drive, boot order di BIOS, partisi hard drive, dan kesehatan hard drive. Jika semua langkah di atas tidak berhasil, Anda bisa mencoba menginstal ulang sistem operasi. Jika masalah masih tetap ada, sebaiknya Anda membawa ke teknisi profesional untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *