Acer

Cara Mengatasi Laptop Acer No Bootable Device

25
×

Cara Mengatasi Laptop Acer No Bootable Device

Sebarkan artikel ini

Apakah Anda mengalami masalah “no bootable device” pada Anda? Jangan khawatir, dalam artikel ini kita akan membahas langkah-langkah untuk mengatasi masalah tersebut. Kami akan memberikan tips dan trik yang mudah untuk Anda ikuti. Jadi, mari kita mulai!

Apa itu “No Bootable Device”?

Sebelum kita melangkah lebih jauh, mari kita terlebih dahulu memahami apa yang dimaksud dengan “no bootable device”. Pesan ini muncul ketika Anda tidak dapat menemukan sistem operasi yang valid untuk memulai. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk pengaturan BIOS yang salah, masalah dengan hard drive, atau perangkat lunak yang rusak.

Langkah 1: Periksa Koneksi Hard Drive

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah memeriksa koneksi hard drive. Matikan dan buka tutup belakangnya. Cari hard drive dan periksa apakah kabelnya terhubung dengan baik. Jika tidak, lepaskan kabel dan pasang kembali dengan hati-hati. Pastikan juga tidak ada kerusakan fisik pada kabel atau port hard drive.

Langkah 2: Periksa Pengaturan Boot di BIOS

Jika koneksi hard drive tidak menjadi masalah, langkah berikutnya adalah memeriksa pengaturan boot di BIOS. Reboot dan tekan tombol yang ditunjukkan pada layar untuk masuk ke BIOS. Biasanya, ini adalah tombol F2 atau Del. Setelah masuk ke BIOS, cari opsi “Boot” atau “Boot Order”. Pastikan hard drive Anda terdaftar sebagai perangkat boot utama. Jika tidak, pilih hard drive dan atur sebagai perangkat boot utama. Simpan pengaturan dan reboot Anda.

Langkah 3: Gunakan USB atau DVD Installer

Jika kedua langkah sebelumnya tidak berhasil, Anda dapat mencoba menggunakan USB atau DVD installer untuk memperbaiki masalah. Siapkan installer sistem operasi yang sesuai dengan Anda. Reboot dan tekan tombol yang ditunjukkan pada layar untuk masuk ke BIOS. Pilih opsi “Boot” atau “Boot Order” dan atur USB atau DVD sebagai perangkat boot utama. Simpan pengaturan dan restart Anda. Ikuti petunjuk pada layar untuk menginstal ulang sistem operasi.

Langkah 4: Perbaiki MBR

Jika semua langkah di atas tidak berhasil, Anda dapat mencoba memperbaiki Master Boot Record (MBR) Anda. MBR adalah bagian penting dari hard drive yang bertanggung jawab untuk memulai sistem operasi. Untuk memperbaiki MBR, Anda dapat menggunakan command prompt melalui USB atau DVD installer. Masuk ke command prompt dan ketik perintah “bootrec /fixmbr” diikuti dengan “bootrec /fixboot”. Setelah selesai, restart Anda dan lihat apakah masalahnya teratasi.

Kesimpulan

Mengatasi masalah “no bootable device” pada bisa menjadi tugas yang menantang, tetapi dengan langkah-langkah yang tepat, masalah ini dapat diatasi. Pertama, periksa koneksi hard drive dan pastikan tidak ada kerusakan fisik. Selanjutnya, periksa pengaturan boot di BIOS dan pastikan hard drive terdaftar sebagai perangkat boot utama. Jika semua langkah di atas tidak berhasil, Anda dapat menggunakan USB atau DVD installer untuk menginstal ulang sistem operasi atau mencoba memperbaiki MBR. Jika masalah masih belum teratasi, disarankan untuk membawa Anda ke teknisi profesional untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *