Acer

Cara Mengatasi Bootable Device Pada Laptop Acer

15
×

Cara Mengatasi Bootable Device Pada Laptop Acer

Sebarkan artikel ini

Selamat datang di artikel tutorial kali ini! Pada kesempatan ini, saya akan membahas tentang cara mengatasi masalah “Bootable Device” yang sering terjadi pada . Apakah Anda pernah mengalami masalah ketika Anda tidak dapat booting dan muncul pesan “No Bootable Device”? Tenang, saya akan memberikan panduan lengkap untuk mengatasi masalah ini. Yuk, simak artikel ini sampai selesai!

Apa itu “Bootable Device”?

Sebelum kita masuk ke pembahasan tentang cara mengatasi masalah ini, mari kita pahami terlebih dahulu apa itu “Bootable Device”. Bootable Device adalah perangkat atau media penyimpanan yang digunakan oleh untuk memuat sistem operasi saat booting. Biasanya, Bootable Device adalah hard drive internal di Anda.

Saat dinyalakan, BIOS (Basic Input Output System) akan mencari Bootable Device untuk memuat sistem operasi. Jika tidak dapat menemukan Bootable Device, maka pesan “No Bootable Device” akan muncul.

Penyebab “No Bootable Device”

Ada beberapa penyebab yang bisa menyebabkan munculnya pesan “No Bootable Device” pada Anda. Berikut adalah beberapa penyebab umum:

  1. Hard drive rusak atau tidak terdeteksi oleh .
  2. Boot order yang salah di BIOS.
  3. File sistem operasi yang korup atau hilang.
  4. Perangkat bootable yang tidak terhubung dengan .

Cara Mengatasi “No Bootable Device”

Setelah mengetahui penyebabnya, berikut adalah langkah-langkah yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi masalah “No Bootable Device” pada Anda:

1. Periksa Koneksi Hard Drive

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah memeriksa koneksi hard drive pada Anda. Matikan terlebih dahulu, lalu buka casing dan periksa kabel SATA yang menghubungkan hard drive dengan motherboard. Pastikan kabel tersebut terhubung dengan baik dan tidak ada kabel yang lepas atau rusak.

2. Periksa Boot Order di BIOS

Jika koneksi hard drive sudah terhubung dengan baik, langkah selanjutnya adalah memeriksa Boot Order di BIOS. Boot Order adalah urutan perangkat yang akan digunakan oleh untuk booting. Pastikan hard drive internal Anda terdaftar sebagai perangkat booting utama di BIOS.

Untuk mengubah Boot Order di BIOS, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Nyalakan Anda dan tekan tombol F2 secara berulang-ulang saat logo muncul.
  2. Pada menu BIOS, cari opsi “Boot” atau “Boot Options”.
  3. Pada opsi “Boot” atau “Boot Options”, pilih “Boot Order” atau “Boot Priority”.
  4. Pastikan hard drive internal Anda berada di posisi pertama atau urutan paling atas dalam daftar Boot Order.
  5. Simpan pengaturan dan restart Anda.

3. Perbaiki File Sistem Operasi

Jika langkah-langkah sebelumnya tidak berhasil, kemungkinan ada masalah pada file sistem operasi Anda. Anda dapat menggunakan DVD instalasi Windows atau USB bootable untuk memperbaiki file sistem operasi. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Masukkan DVD instalasi Windows atau USB bootable ke Anda.
  2. Nyalakan dan tekan tombol F12 secara berulang-ulang saat logo muncul.
  3. Pada menu Boot Options, pilih DVD drive atau USB drive sebagai perangkat booting.
  4. Ikuti petunjuk di layar untuk memperbaiki file sistem operasi.

4. Ganti Hard Drive

Jika semua langkah di atas sudah Anda coba namun masih tidak berhasil, kemungkinan besar hard drive Anda mengalami kerusakan fisik atau kerusakan yang tidak dapat diperbaiki. Anda perlu mengganti hard drive Anda dengan yang baru.

Untuk mengganti hard drive, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Matikan dan putar sekrup yang mengunci casing hard drive.
  2. Keluarkan hard drive yang lama dari casing.
  3. Pasang hard drive yang baru ke dalam casing.
  4. Kencangkan kembali sekrup yang mengunci casing hard drive.
  5. Nyalakan dan ikuti langkah-langkah instalasi sistem operasi yang diberikan.

Kesimpulan

Mengatasi masalah “No Bootable Device” pada tidaklah sulit jika Anda mengikuti langkah-langkah yang telah dijelaskan di atas. Pastikan Anda memeriksa koneksi hard drive, Boot Order di BIOS, dan memperbaiki file sistem operasi jika diperlukan. Jika semua langkah tersebut sudah Anda coba namun masih tidak berhasil, gantilah hard drive Anda dengan yang baru. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat membantu Anda mengatasi masalah “No Bootable Device” pada Anda!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *